Senin, 08 Oktober 2012

Persahabatan

Assalamualaikum Wr.Wb

Ya akhi, ya ukhti, perkenangkan saya utk menjelaskan bagaimana indahnya tali persahabatan. 
Sebagai yang kita tahu manusia merupakan mahluk sosial yang pastinya butuh orang lain. Di saat kita mulai berjalan di kehidupan kita, pasti terdapat banyak rintangan yang ada, dan pastinya kita tidak akan bisa selesai masalah kita tanpa "SAHABAT". 

Sahabat adalah seseorang yang selalu disamping diri kita. Mereka pasti ada pada saat kita lagi ceria, saat kita bersenang. Tetapi mereka jg ada saat kita sedang berduka. Sahabat yang baik pasti akan selalu membuat kita ceria, membantu kita yang sedang punya masalah.

Dalam memilih sahabat harus berhati hati. Inilah beberapa tips dalam memilih sahabat.
1) Pilihlah sahabat yang Pintar atau Berakal
Saat kita kesusahan dalan belajar, seorang sahbat yang berakal akan membantu kita dalam memecahkan masalah kita
2) Pilihlah sahabat yang berahlak mulia.
Teman yang ahlaknya mulia pasti akan selalu mengajak kita utk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Rasulallah SAW.
3) Pilihlah teman yang rendah hati 
Tentunya jika kita memilih sahabat yang rendah hati, dia pasti akan selalu berbaik hati dengan kita. Lawan dari rendah hati adalah tinggi hati yang disebut juga sombong. Ia akan selalu akan memalingkan wajahnya dari kita dan menganggap dia yang paling hebat. Demikian, Allah SWT tidaklah suka juga orang yang Takabur (sombong).

"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. “ (QS. Luqman:18)

4) Tidak melihat wajah, tetapi melihat ke hati
Seorang teman yang baik berasal dari hati nurani di tmn tersebut. Bisa saja seseorang yang kita anggap gayanya cool, memiliki hati nurani yang buruk

Nah, lalu kalau kita mencintai sahabat kita harus ikhlas semata - mata karena Allah SWT.

 "Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya ada seseorang yang mengunjungi saudaranya di kota lain. Kemudian Allah memerintahkan malaikat untuk mengikutinya. Ketika malaikat sampai kepadanya, ia berkata, “Hendak ke mana engkau?” Orang itu berkata, “Aku akan mengunjungi saudaraku di kota ini.” Malaikat berkata, “Apakah ada hartamu yang dikelola olehnya?” Ia berkata, “Tidak ada, hanya saja aku mencintainya karena Allah.” Malaikat itu berkata, “Sesunggunya aku adalah utusan Allah kepadamu. Aku diperintahkan untuk mengatakan bahwa Allah sungguh telah mencintaimu sebagaimana engkau telah mencintai saudaramu itu karena Allah.” (HR. Muslim).

Ok, kalau begitu terima kasih ya, yang sudah membaca. Maaf jika terdapat banyak kekurangan, semoga bermanfaat. Hati - hati yaaaa, dalam memilih sahabat :D

Waassalamualaikum Wr.Wb


Trio Gentong

Assalamualaikum Wr.Wb


Ngomong2 saya udah lama gk menceritakan tentang diri saya sendiri.... Ya,,, krn saya memang mau menceritakan saya sendiri, itu karena saya ingin menceritakan diri saya sendiri ( ngablu ).

Ok ok tadi itu emang ngablu, tapi mungkin ini tambah ngablu lagi....
Saat tgl 14 Juli 2012 saya sudah dinobatkan sbg siswa IPA 4 ( tepatnya kls 11 ). Saat itu bnyk murid kls 10 yang baru di lapangan. Setelah bel berbunyi, saya ikut paduan suara tuk menyanyi saat upacara. Jujur saja saat saya bernyanyi suara saya seperti seekor ayam yang masih bangun (tetapi yg mirip anak ayam bngt sih..............) Sy sdh lama tdk nyanyi.
Setelah itu sayapun masuk ke kelas. Tidak kusangka, wali kelas saya ternyata bu Helmyati Agus (PPkn). Pikiran saya sdh dongkol duluan. Saya kira ia guru yang kejam, tapi ternyata ia adalah guru yang bijak. Setelah itu bu Helmy mengadakan Voting utk memilih siapa ketua kelas, wakil, sekertaris, dan bendahara. Saat itu saya memilih bbrapa tmn sy spt Wibi Prawira, sbg Ketua, lalu Fadel sbg wakil, Arief sbg bendahara, dan Steven ( Yasir ) sbg sekertaris. Eh ternyata aneh jg........... SAYA JADI WAKIL KETUA!!! OHH TIDAK!!!! Sy tdk bisa memimpin secara benar. Padahal sy tdk mau jadi wakil krn takut seluruh kelas isinya Ngablu -___-""
Hari pertama saya sebangku dgn Fadel. Ketika itu kami berdua ngablu bersama. Ngomong2 sesuatu yang kagak jelas. Tetapi diri saya berubah ketika saya duduk bersama putra dari bapak Aidarus, yang bernama Masykur. Pada hari Rabu saya sdh mulai bisa berinteraksi dgn Masykur.
"Masykur, halo!"
"Oh halo juga di"
"Lu di IPA 4 jg?"
"Iya, gw sebelumnya sih IPS, tetapi saya ikt tes IPA"
"Ohh goodluck ya"
Saya duduk bersama Masykur di pojok kiri paling belakang. Guru seni rupa kita bu titik sampai heran, krn mengapa 2 orang gendut duduk bersamaan dan paling belakang. Pada hari Senin saat masuk pertama puasa, tentunya saat pelajaran olahraga, Pak Ajay masuk ke kelas. Menjelaskan materi tentang renang. Paling di jahili sy dan Msykur krn kita GENDUTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT (alay).
Beberapa hari kemudian saya dan Masykur berbicara saat jam pelajaran Bhs Indonesia.
"Mahdi"
"Knp"
"Lu bisa nyanyi kan?"
"bisa"
"Nyanyi sana di dpn kelas, lu kan ganteng"
"Ganteng apanya, tampang saya alakadar"
"Nggk di, gantengan lu, gw jelek"
"Nggk kur, gw yg jelek"
"Gw lbh jelek di"
"Gw lbh jelek pokoknya kur"
"Gw yg jelek!"
"Gw yg jelek!"
"Gw yg jelek!"
"Gw yg jelek!"
"Gw yg jelek!"
"Gw yg jelek!"
Suasana makin ngablu, semua tmn ketawa sedangkan bu Parmih sbg guru bhs Indonesia, jg merasa aneh dan heran.
Bbrapa tahun kemudian (maksud gw bulan) sy sdh mulai akrab dgn Farand Austen Mahesa. Ia adalah seseorang yang gendut spt sy dgn Masykur. Ia orangnya cpt ketawa dan jg cepat ngablu. Apalagi kalau udh ketemu yang namanya Muhammad Rizal Salam. Pasti dia langsung ngakak. 
Karena kesannya sdh akrab, kita pun membentuk sebuah kelompok yang terdiri dari 3 orang. Orang itu berisi Bagol (julukan sy oleh Ikhwan ROHIS 66), Masykur, dan Farand.

Namanya adalah...............           TRIO GENTONG

Trio gentoong hanya berlangsung sampai Oktober saja tetapi sekarang trio gentong sdh bubar ketika saya keluar dari 11 IPA 4. Jadi sekarang hanya DOUBLE GENTONG. Jadi utk Masykur dan Farhand, berjuang utk Double Gentong..............

Yasudah, sekian terima kasih bagi yang sudah membaca cerita yang Ngablu ini

Waasalamualaikum Wr.wb