Ya akhi, ya ukhti, perkenangkan saya utk menjelaskan bagaimana indahnya tali persahabatan.
Sebagai yang kita tahu manusia merupakan mahluk sosial yang pastinya butuh orang lain. Di saat kita mulai berjalan di kehidupan kita, pasti terdapat banyak rintangan yang ada, dan pastinya kita tidak akan bisa selesai masalah kita tanpa "SAHABAT".
Sahabat adalah seseorang yang selalu disamping diri kita. Mereka pasti ada pada saat kita lagi ceria, saat kita bersenang. Tetapi mereka jg ada saat kita sedang berduka. Sahabat yang baik pasti akan selalu membuat kita ceria, membantu kita yang sedang punya masalah.
Dalam memilih sahabat harus berhati hati. Inilah beberapa tips dalam memilih sahabat.
1) Pilihlah sahabat yang Pintar atau Berakal
Saat kita kesusahan dalan belajar, seorang sahbat yang berakal akan membantu kita dalam memecahkan masalah kita
2) Pilihlah sahabat yang berahlak mulia.
Teman yang ahlaknya mulia pasti akan selalu mengajak kita utk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Rasulallah SAW.
3) Pilihlah teman yang rendah hati
Tentunya jika kita memilih sahabat yang rendah hati, dia pasti akan selalu berbaik hati dengan kita. Lawan dari rendah hati adalah tinggi hati yang disebut juga sombong. Ia akan selalu akan memalingkan wajahnya dari kita dan menganggap dia yang paling hebat. Demikian, Allah SWT tidaklah suka juga orang yang Takabur (sombong).
"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. “ (QS. Luqman:18)
4) Tidak melihat wajah, tetapi melihat ke hati
Seorang teman yang baik berasal dari hati nurani di tmn tersebut. Bisa saja seseorang yang kita anggap gayanya cool, memiliki hati nurani yang buruk
Nah, lalu kalau kita mencintai sahabat kita harus ikhlas semata - mata karena Allah SWT.
"Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya ada seseorang yang mengunjungi saudaranya di kota lain. Kemudian Allah memerintahkan malaikat untuk mengikutinya. Ketika malaikat sampai kepadanya, ia berkata, “Hendak ke mana engkau?” Orang itu berkata, “Aku akan mengunjungi saudaraku di kota ini.” Malaikat berkata, “Apakah ada hartamu yang dikelola olehnya?” Ia berkata, “Tidak ada, hanya saja aku mencintainya karena Allah.” Malaikat itu berkata, “Sesunggunya aku adalah utusan Allah kepadamu. Aku diperintahkan untuk mengatakan bahwa Allah sungguh telah mencintaimu sebagaimana engkau telah mencintai saudaramu itu karena Allah.” (HR. Muslim).
Ok, kalau begitu terima kasih ya, yang sudah membaca. Maaf jika terdapat banyak kekurangan, semoga bermanfaat. Hati - hati yaaaa, dalam memilih sahabat :D
Waassalamualaikum Wr.Wb
